Musi Rawas- jurnalpolisi.id
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas (Mura) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, Selasa (31/3/2026) di Auditorium Pemkab Mura.
Musrenbang kali ini mengusung tema “Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi dan Penanggulangan Kemiskinan Didukung Peningkatan Kualitas Infrastruktur”.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) H Suprayitno
dan dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Mura, Firdaus Cik Olah, Asisten Deputi Sistem Distribusi Pangan Kemenko Bidang Pangan Mawardi, perwakilan Bappeda Provinsi Sumatera Selatan Hari Wibawa, unsur Forkopimda, para asisten dan staf ahli, kepala OPD, akademisi, BUMN/BUMD, perwakilan kepala desa dan BPD, hingga tokoh masyarakat.
Wabup H Suprayitno mengatakan bahwa
Musrenbang ini menjadi forum penting untuk membahas usulan program dan kegiatan prioritas pembangunan Kabupaten Musi Rawas tahun 2027, termasuk pokok-pokok pikiran DPRD yang merupakan hasil reses dan telah diinput dalam aplikasi SIPD RI.
Dikatakannya, bahwa arah kebijakan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel harus menjadi acuan dalam penyusunan dokumen perencanaan daerah. Selain itu, program yang dirancang harus benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat agar tepat sasaran.
Kemudian, bahwa tahun 2027 merupakan tahun ketiga masa kepemimpinannya sekaligus menjadi awal implementasi Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Musi Rawas 2025–2045.
“Saya ingin meletakkan pondasi yang kuat bagi pembangunan Kabupaten Musi Rawas ke depan, dengan tetap menyesuaikan dinamika kondisi serta kebijakan pemerintah pusat dan provinsi,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya percepatan pembangunan guna mencapai target dalam RPJMD Mura 2025–2029, dengan fokus pada penyelesaian berbagai permasalahan masyarakat melalui sembilan program prioritas yang telah ditetapkan.
Terlepas dari itu, ia meminta seluruh perangkat daerah untuk menyusun perencanaan secara efisien dan efektif, serta mengurangi belanja yang tidak berdampak langsung kepada masyarakat.
Mengingat keterbatasan sumber daya harus benar-benar cermat dalam merencanakan program, agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Mura,, Firdaus Cik Olah menekankan pentingnya inovasi dan terobosan dalam pembangunan daerah.
“Melalui Musrenbang ini, bagaimana kita dapat menghadirkan terobosan-terobosan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Mura,”ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk memanfaatkan amanah dan kewenangan yang dimiliki guna berbuat terbaik bagi kemajuan daerah. ( Tim )