Balikpapan jurnalpolisi.id
Polresta Balikpapan mengedepankan pendekatan humanis dalam mengawal kegiatan penyampaian pendapat di muka umum yang digelar Aliansi Balikpapan Bersuara pada Selasa (31/3/2026).
Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Jerrold HY Kumontoy, mengatakan pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus memastikan hak berpendapat tetap terlindungi.
Menurutnya, kegiatan tersebut telah melalui mekanisme pemberitahuan resmi kepada kepolisian sehari sebelumnya, sehingga aparat dapat mempersiapkan langkah pengamanan secara optimal.
Sebanyak 116 personel diterjunkan dalam pengamanan yang dipusatkan di Lapangan Monumen Perjuangan Rakyat. Selain pengamanan terbuka dari Satuan Samapta, Polresta Balikpapan juga menyiapkan tim negosiator yang melibatkan polisi wanita (polwan) guna mengedepankan komunikasi persuasif di lapangan.
“Kami mengutamakan pendekatan dialogis dan persuasif agar kegiatan dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif,” ujar Jerrold, Rabu (1/4/2026).
Pengamanan turut diperkuat dengan kehadiran personel intelijen dan reserse kriminal secara tertutup untuk mengantisipasi potensi pelanggaran hukum selama aksi berlangsung.
Ia menegaskan, kehadiran Polri tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memberikan rasa aman serta menjamin masyarakat dapat menyampaikan aspirasi tanpa gangguan.
“Polri hadir untuk melayani dan melindungi. Kami pastikan kegiatan masyarakat berjalan sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib. Usai aksi, personel yang terlibat melaksanakan konsolidasi sebelum kembali ke tugas masing-masing.
( Alfian )