Semarang jurnalpolisi.id
Polda Jateng-Kota Semarang | Suasana malam takbiran di wilayah Jawa Tengah, khususnya Kota Semarang, terpantau aman dan kondusif pada Jumat (20/3/2026). Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah menjaga ketertiban selama perayaan malam kemenangan ini.
Hal tersebut disampaikan Kapolda dalam keterangan pers usai melakukan tinjauan langsung di Pospam Terpadu Simpang Lima Kota Semarang sekitar pukul 19.30 WIB. Dalam kegiatan tersebut, Kapolda didampingi oleh Gubernur Jateng Komjen Pol (Purn) Ahmad Luthfi, Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojat, serta jajaran Forkopimda Jawa Tengah.
“Hari ini kami melakukan tinjauan malam takbiran dari Pospam Terpadu Simpang Lima. Alhamdulillah, malam takbiran di Jawa Tengah khususnya Kota Semarang berjalan dengan sangat tertib. Kami sangat mengapresiasi masyarakat yang merayakannya dengan penuh kedamaian,” ujar Kapolda.
Meskipun situasi berjalan lancar, Polda Jawa Tengah tetap menyiagakan kekuatan penuh untuk memberikan rasa aman. Sebanyak 11.800 personel telah diterjunkan untuk mengamankan jalannya takbir keliling di 55 titik lokasi yang tersebar di seluruh wilayah Jawa Tengah.
Terkait cuaca di Kota Semarang yang terpantau mendung dan diwarnai hujan rintik-rintik, Kapolda tetap optimis perayaan esok hari akan berjalan maksimal.
“Semoga besok pagi cuaca cerah sehingga masyarakat kita bisa melaksanakan sholat Ied dengan nyaman dan khusyuk,” tambahnya.
Selain fokus pada malam takbiran, Kapolda menegaskan bahwa sinergi antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, dan seluruh stakeholder terkait telah dipersiapkan untuk mengawal objek wisata selama libur Lebaran.
”Kami sudah menyiapkan pola pengamanan di seluruh objek wisata, tidak hanya wisata air tapi semua destinasi yang ada di Jawa Tengah. Semua kita amankan secara sinergi agar tagline ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’ benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” jelasnya.
Di sisi lain, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi turut mengingatkan masyarakat bahwa Jawa Tengah sering kali menjadi titik jenuh bagi para pemudik. Ia mengimbau agar para pengendara tidak memaksakan diri dan tetap mengutamakan keselamatan.
“Jangan buru-buru dalam perjalanan. Manfaatkan rest area di sepanjang jalur mudik atau tempat penginapan lain yang aman dan nyaman. Pastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima sehingga perjalanan dapat berjalan aman dan lancar,” tutup Gubernur.(El Roy)