BALIKPAPAN jurnalpolisi.id
Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Timur, Irjen Pol Endar Priantoro, memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kalimantan Timur tetap kondusif menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Hal tersebut disampaikan Kapolda saat melakukan monitoring pengamanan malam takbiran, Jumat (20/3/2026) malam, di Pos Pengamanan Operasi Ketupat 2026 Balikpapan Super Blok, Jalan Jenderal Sudirman.
Dalam keterangannya, Kapolda menyampaikan bahwa hingga saat ini situasi kamtibmas di wilayah Kalimantan Timur menunjukkan tren yang positif.
“Alhamdulillah, secara kuantitas gangguan kamtibmas menurun drastis dibandingkan tahun lalu. Hingga saat ini belum ada kejadian menonjol, baik gangguan kamtibmas maupun kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pelaksanaan malam takbiran berlangsung aman dan terkendali. Hal ini tidak terlepas dari kebijakan pelaksanaan takbiran yang lebih difokuskan di lingkungan masjid dan kawasan permukiman, tanpa adanya mobilisasi massa di jalan raya.
“Takbiran berjalan lancar karena dilaksanakan di lingkungan masing-masing, di masjid maupun tempat ibadah, sehingga potensi gangguan dapat diminimalisir,” jelasnya.
Untuk pengamanan Hari Raya Idul Fitri, Polda Kaltim bersama TNI dan pemerintah daerah telah menyiapkan pengamanan di ribuan titik. Tercatat sebanyak 1.550 masjid dan 1.082 lokasi salat Id menjadi fokus pengamanan di seluruh wilayah Kalimantan Timur.
“Seluruh lokasi sudah kami rencanakan pengamanannya secara terpadu bersama TNI, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder terkait,” tegasnya.
Kapolda juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga keselamatan dan ketertiban selama rangkaian perayaan Idul Fitri, mulai dari malam takbiran, pelaksanaan salat Id, hingga kegiatan silaturahmi dan kunjungan ke tempat wisata.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga keselamatan dan keamanan masing-masing agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan aman,” katanya.
Selain itu, faktor cuaca juga menjadi perhatian utama aparat dalam pengamanan kali ini. Kapolda mengingatkan adanya potensi perubahan cuaca ekstrem yang dapat mempengaruhi aktivitas masyarakat.
“Perubahan cuaca menjadi atensi kami. Seluruh personel sudah disiapkan untuk mengantisipasi situasi yang berkembang,” ungkapnya.
Dalam Operasi Ketupat 2026, total personel yang dikerahkan terdiri dari 676 personel Polri, 685 personel gabungan, serta 269 personel TNI.
Sementara itu, unsur TNI juga menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung pengamanan Idul Fitri. Sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama perayaan berlangsung.
Dengan kesiapan tersebut, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan Idul Fitri di Kalimantan Timur dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.
( Alfian )