Kerinci – jurnalpolisi.id
Pemerintah Kabupaten Kerinci mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang marak terjadi di media sosial.
Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Kerinci Monadi melalui Kepala Bidang Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kerinci, Vicko. Ia menegaskan bahwa masyarakat perlu lebih berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi di dunia digital.
Menurutnya, saat ini berbagai bentuk penipuan di media sosial semakin beragam. Mulai dari undian berhadiah (palsu), lowongan kerja fiktif, penipuan jual beli online hingga penggunaan akun palsu yang mengatasnamakan pihak tertentu.
“Modus seperti ini sering memanfaatkan kelengahan masyarakat dengan menawarkan hadiah, pekerjaan, atau keuntungan tertentu yang terlihat menarik, namun pada akhirnya korban diminta memberikan data pribadi atau mentransfer sejumlah uang,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (11/03/2026).
Vicko juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar di media sosial sebelum memastikan kebenarannya.
Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menghindari penipuan antara lain dengan selalu mengecek sumber informasi, tidak memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak dikenal, serta menghindari melakukan transfer uang jika belum memastikan kebenaran informasi tersebut.
Lebih lanjut Kata Kabid Vicko, Selain itu, masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan atau menjadi korban penipuan di media sosial.
” Kami berharap masyarakat dapat lebih bijak dan cerdas dalam menggunakan media sosial sehingga terhindar dari berbagai bentuk kejahatan digital yang dapat merugikan,”imbaunya.
(Mul)