SIGLI – jurnalpolisi.id
Inspektur Jenderal Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) RI, Farid Junaedi, melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Sigli pada Selasa (11/03/2026). Kunjungan ini dilakukan dalam rangka penguatan fungsi pengawasan serta memastikan pemenuhan hak asasi manusia di lingkungan pemasyarakatan berjalan optimal.
Dalam kunjungan tersebut, Irjen KemenHAM didampingi langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ditjenpas Aceh, Yan Rusmanto, beserta Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, dan Kepala Bidang Perawatan, Pengamanan, dan Kepatuhan Internal (Patnal).
Rombongan melakukan inspeksi menyeluruh terhadap sejumlah fasilitas utama di dalam Lapas, mulai dari area hunian warga binaan, fasilitas pembinaan kemandirian, hingga sarana pendukung lainnya. Peninjauan ini bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi lapangan dan memastikan standar pelayanan telah sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Selain meninjau infrastruktur, Irjen KemenHAM juga berdialog dan memberikan arahan langsung kepada para Warga Binaan. Dalam pesannya, beliau menekankan pentingnya motivasi diri dan pembinaan moral.
“Masa pembinaan ini adalah momentum untuk memperbaiki diri. Saya mengajak seluruh Warga Binaan untuk tetap semangat dan memanfaatkan Bulan Suci Ramadhan ini sebagai sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan melalui ibadah,” ujar Farid Junaedi.
Fokus utama lainnya dalam kunjungan ini adalah peninjauan area dapur. Kakanwil Ditjenpas Aceh bersama Irjen KemenHAM mengecek secara detail proses pengolahan makanan untuk memastikan pemenuhan hak dasar warga binaan. Hal ini mencakup standar kebersihan, kelayakan gizi, serta ketepatan porsi makanan yang disajikan sesuai ketentuan.
Kegiatan yang berlangsung secara lancar dan tertib ini diharapkan dapat menjadi pemicu peningkatan kinerja di Lapas Perempuan Kelas IIB Sigli. Kunjungan ini menegaskan komitmen jajaran pemasyarakatan di bawah naungan Kantor Wilayah Ditjenpas Aceh untuk terus mengedepankan prinsip transparansi dan penghormatan terhadap hak asasi manusia dalam setiap pelaksanaan tugas.
Zainal