
MERANGIN – jurnalpolisi.id
SMP Negeri 12 Merangin turut memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menggelar pawai kemerdekaan di Desa Tambang Emas, Kecamatan Pamenang Selatan, Kabupaten Merangin.
Mengusung tema “Merdeka! Bersatu, Berkarya dan Lestarikan Budaya”, kegiatan tersebut berlangsung meriah dan diikuti ratusan siswa, guru, serta keluarga besar SMPN 12 Merangin.
Sekolah yang telah berdiri selama 43 tahun itu menjadi salah satu wadah pendidikan yang telah melahirkan banyak generasi penerus bangsa. Saat ini, SMPN 12 Merangin memiliki sekitar 300 siswa di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Karno Dwijanto, S.Pd., M.M.
Selain aktif dalam kegiatan pendidikan dan kebudayaan, SMPN 12 Merangin juga mencatat sejumlah prestasi. Pada 2026, siswa sekolah tersebut berhasil meraih juara III cabang atletik pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Provinsi Jambi.
Di tingkat Kabupaten Merangin, siswa SMPN 12 juga menorehkan prestasi dengan meraih juara I pencak silat, juara I voli putri, juara III bulu tangkis pada O2SN, serta juara I sepak bola dalam ajang Gala Siswa Indonesia (GSI).
Tidak hanya di bidang olahraga, sebanyak empat siswa SMPN 12 Merangin juga berhasil lolos dan mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat provinsi.
Kepala SMPN 12 Merangin, Karno Dwijanto, mengatakan pawai kemerdekaan menjadi momentum bagi para siswa untuk mengekspresikan semangat nasionalisme sekaligus menunjukkan kreativitas dan kecintaan terhadap budaya Nusantara.
“Pada hari ini kita dapat melihat begitu semangat dan beragamnya penampilan dalam barisan pawai Spendubel,” ujarnya.
Pawai diawali dengan penampilan Tim Tari Laras Nusa yang menjadi simbol perjuangan, persatuan, serta kecintaan terhadap budaya Nusantara. Penampilan tersebut kemudian dilengkapi dengan kelompok seni tradisional kuda lumping sebagai bentuk pelestarian budaya dan gambaran kekayaan seni masyarakat Indonesia.
Selain barisan seni dan budaya, SMPN 12 Merangin juga menampilkan barisan perjuangan, barisan pendidikan, serta barisan pembangunan yang menggambarkan berbagai profesi di tengah masyarakat. Pawai kemudian ditutup dengan barisan Merah Putih.
Menurut Karno, seluruh rangkaian tersebut merupakan hasil kreativitas dan karya para siswa yang terus belajar serta mengembangkan potensi diri.
“Semua ini adalah hasil karya generasi yang terus belajar, berkarya dan mempersiapkan masa depan untuk melangkah bersama menuju Indonesia maju,” katanya.
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI melalui pawai tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana menanamkan nilai persatuan, nasionalisme, kreativitas, dan kecintaan terhadap budaya bangsa kepada generasi muda.
(JPN/Rahma)




