Maybrat – Jurnalpolisi.id
Menjelang peringatan Hari Keluarga Berencana Nasional (Harganas) yang diperingati setiap tanggal 29 Juni, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Maybrat terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pembangunan keluarga serta percepatan pencegahan dan penurunan stunting melalui berbagai kegiatan strategis yang menyentuh langsung masyarakat hingga ke wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T).
Kepada Awak Media ini Senin/15/06/2026 saat di Konfirmasih: Kepala DPPKB Kabupaten Maybrat, Nikanor Kocu, S.Kep., M.Kes, menegaskan bahwa pembangunan keluarga yang berkualitas merupakan fondasi utama dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.
Oleh karena itu, DPPKB Maybrat terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia, sistem pendataan, serta integrasi program di tingkat lapangan.
Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah pelaksanaan kegiatan Peningkatan Kapasitas Tenaga Lapangan terkait Pengoperasian Pemutakhiran Data SIGA serta Pengelolaan Ekosistem Aplikasi Kemendukbangga Terintegrasi SIRA Mobile dan SIRIKA.
Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya, Sulkifli, yang memberikan pendampingan teknis serta penguatan pemahaman mengenai Program Bangga Kencana, pembangunan keluarga, keluarga berencana, dan strategi percepatan penurunan stunting.
Menurut Sulkifli, data yang akurat dan mutakhir menjadi kunci utama keberhasilan program pemerintah.
“Data merupakan hal yang sangat penting. Dengan data yang akurat, program-program pemerintah dapat dilaksanakan secara tepat sasaran sehingga intervensi kepada masyarakat menjadi lebih efektif,” ujarnya.
Selain penguatan kapasitas tenaga lapangan, DPPKB Kabupaten Maybrat juga melaksanakan kegiatan Integrasi Lini Lapangan Pencegahan Stunting di Kampung Ayata, Distrik Aifat Timur Tengah, pada 3–5 Juni 2026 bekerja sama dengan BP3OKP Provinsi Papua Barat Daya.
Kegiatan tersebut mencakup pemetaan keluarga berisiko stunting pada 12 kampung, pembinaan kader KB dan Tim Pendamping Keluarga (TPK), sosialisasi Program Bangga Kencana, Kampung Keluarga Berkualitas, Sekolah Siaga Kependudukan, Bina Keluarga Balita, Bina Keluarga Remaja, Bina Keluarga Lansia, hingga pembentukan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R).
DPPKB juga memperkenalkan Program GATI-TARA (Gerakan Ayah Teladan Indonesia – Komunitas Taja Rae Ati) guna meningkatkan peran ayah dalam pengasuhan anak serta Program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) melalui pendistribusian makanan bergizi seperti telur, kacang hijau, dan susu kepada keluarga sasaran yang berisiko stunting.
Selain itu, masyarakat mendapatkan edukasi mengenai pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), pelayanan keluarga berencana, kesehatan ibu dan anak, pemberian ASI eksklusif, serta pencegahan pernikahan usia dini yang berpotensi meningkatkan risiko stunting.
Sebagai tindak lanjut, DPPKB Kabupaten Maybrat kembali melaksanakan kegiatan Peningkatan Kapasitas Pencegahan Stunting bagi Tenaga Lini Lapangan yang melibatkan bidan, Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), operator distrik, dan operator dinas pada 9–11 Juni 2026 di Kantor DPPKB Kabupaten Maybrat, Kumurkek.
Kegiatan tersebut difokuskan pada penguatan pengelolaan data dan pemanfaatan Sistem Informasi Keluarga (SIGA) sebagai instrumen utama dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program pembangunan keluarga serta percepatan penurunan stunting.
Dalam momentum Hari Keluarga Berencana Nasional Tahun 2026, DPPKB Kabupaten Maybrat menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor, meningkatkan kualitas pelayanan keluarga berencana, membangun sistem data yang akurat dan terintegrasi, serta memperluas jangkauan program pembangunan keluarga hingga ke kampung-kampung.
Melalui berbagai program tersebut, Pemerintah Kabupaten Maybrat berharap dapat mewujudkan keluarga yang berkualitas, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta melahirkan generasi Maybrat yang sehat, cerdas, unggul, dan bebas stunting menuju Indonesia Emas 2045.
[ Rilis – TIM JPN ]