Musyawarah Desa Pertanggungjawaban Tahunan BUMDes Cingam Jaya Tahun 2025: Mewujudkan Kemandirian Desa Melalui Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Potensi Lokal

Bengkalis = jurnalpolisi.id

Pada Kamis, 13 Maret 2025, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Cingam Jaya, Kecamatan Rupat, melaksanakan Musyawarah Desa Pertanggungjawaban Tahunan (MDPT) untuk memaparkan laporan kegiatan dan perkembangan usaha yang dijalankan sepanjang tahun 2024. Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Badan Perwakilan Desa (BPD), Kusnan, dan dihadiri oleh Kepala Desa Sungai Cingam, Jamil, Pendamping Desa Ekonomi, Mariadi, Direktur BUMDes, Setia Irawan, serta Ketua RT dan RW Desa Sungai Cingam.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Jamil mengingatkan pentingnya koordinasi yang baik antara pengelola BUMDes dengan Pendamping Desa dan pihak-pihak terkait lainnya, terutama dalam pengelolaan dana Unit Simpan Pinjam (USP). Menurutnya, jika terjadi permasalahan, penyelesaian yang bijaksana dan kolaboratif antara semua pihak akan membantu kelancaran kegiatan. “Kami mendukung penuh unit-unit usaha yang dikembangkan oleh BUMDes untuk menciptakan kemandirian desa melalui pemberdayaan ekonomi berbasis potensi desa dan kearifan lokal,” ungkap Jamil.

Sementara itu, Direktur BUMDes Cingam Jaya, Setia Irawan, dalam kesempatan tersebut meminta agar seluruh pengelola BUMDes terus meningkatkan kinerja dan memperhatikan masukan dari masyarakat. BUMDes Cingam Jaya yang berdiri sejak tahun 2017, kini telah mengelola tiga unit usaha, yaitu Unit Simpan Pinjam (USP), Unit Pengelolaan Wisata, dan Unit Sound System. Keberadaan BUMDes ini diharapkan dapat menjadi pendorong utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Sebagai informasi, BUMDes Cingam Jaya berhasil mengumpulkan Pendapatan Asli Desa (PADes) sebesar Rp 27.201.901 pada tahun 2024. Jumlah ini menunjukkan perkembangan positif dan kontribusi BUMDes dalam menggerakkan ekonomi desa.

Melalui MDPT ini, diharapkan BUMDes Cingam Jaya dapat terus berkembang dan memberikan dampak yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat, serta semakin memaksimalkan potensi yang ada di desa untuk mewujudkan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan.(Asmadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *